Blog

Sense of Belonging in Your Corporate

Intrapreneurship college

Keyakinan dalam masyarakat saat ini seringkali mendiskreditkan status seorang karyawan sebagai masyarakat ekonomi golongan dua.  Secara perlahan Рlahan rasa bangga seseorang sebagai karyawan terkikis habis, seolah Рolah masa depan seorang karyawan sudah pasti gelap sedangkan masa depan seorang pengusaha sudah pasti terang. apakah kita tidak pernah melihat atau mendengar seorang pengusaha yang setelah bertahun Рtahun membuka usaha namun tidak juga menjadi sukses? dan tidak pernahkah kita melihat atau mendengar seorang karyawan yang bekerja keras dengan sangat baik hingga mencapai posisi puncak di suatu perusahaan dengan gaji sebulannya mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah? jika kita bicara tentang kesempatan membuka usaha di masa tersebut kira Рkira mana yang lebih memiliki modal dan peluang untuk membangun dan mensukseskan usaha? kalau kita mengalihkan topik kita ke pengalaman, seringkali banyak orang terpaku pada artian bahwa pengalaman usaha hanya didapat dari perjuangan menjalankan usaha, pengalaman menghadapi kesulitan usaha dan lainnya, banyak kali orang berpikir karyawan tidak pernah memiliki pengalaman saat suatu hari ia membuka sebuah usaha, padahal tanpa orang Рorang sadari seorang karyawan juga dilatih dalam aktivitas perusahaan tempat ia bekerja, bahkan dalam skala yang lebih besar pastinya. seorang karyawan juga pada umumnya menerima pelatihan / training rutin mengenai motivasi dan semangat bekerja, keterampilan bekerja, kepemimpinan, dan lainnya sesuai tingkatannya. kami di Intrapreneurship College merasa penilaian tentang status serang karyawan tersebut kurang adil dan terlalu digeneralisasi, mungkin karena banyaknya pengusaha jaringan, pengusaha instant atau pembicara yang demi keuntungannya pribadi menanamkan pemahanan bahwa karyawan sangat sulit atau bahkan tidak mungkin bisa mencapai keberhasilan dalam hidupnya. Seorang karyawan yang terkena dampak keyakinan yang salah ini belum tentu berhasil sebagai seorang pengusaha namun sudah pasti kehilangan sense of belonging (rasa memiliki) dan semangat kerja dalam perusahaan tempat ia bekerja. Kami Intrapreneurship College mengingatkan bapak dan ibu yang tergabung dalam karyawan berkualitas profesional untuk mengembalikan semangat untuk  aktivitas pekerjaan kita sehingga kita mampu untuk terus meraih prestasi demi prestasi hingga mencapai posisi puncak, mari kita pantaskan diri kita. see you at the top

This Post Has 0 Comments

Leave A Reply